Review: Ada Apa Dengan Cinta 2

Tahun 2002, saya masih SMA. Film Ada Apa Dengan Cinta?  sangat membekas. Tokoh-tokoh utamanya masih SMA juga, seumuran lah dengan saya. Ceritanya tidak jauh dari dunia saya saat itu. Sekolah, persahabatan, dan tentunya naksir – naksiran dengan cowok ganteng di sekolah. Sangat relatable. 

Tahun – tahun berlalu dan menurut saya tidak ada film Indonesia yang sangat membekas di hati saya seperti AADC?. Sampai akhirnya akhir tahun 2014 kemarin sebuah aplikasi media sosial yang namanya Line mengangkat kembali kisah Cinta dan Rangga untuk kampanye iklan salah satu fiturnya. Itu saja sudah cukup membuat saya senang. Ah, nostalgia.

Setelah itu, tau – tau saya dan ribuan penggemar lainnya dikagetkan dengan pengumuman sekuel film AADC?. Saya senang, dan termasuk yang tidak sabar menunggu filmnya tayang di bioskop. Akhirnya film nya tayang hari Kamis yang lalu, dan saya pun langsung menyempatkan diri nonton sepulang kantor.

Sebagai film yang berawal dari sebuah proyek Marketing sebuah aplikasi media sosial, saya tidak punya ekspektasi tinggi terhadap film ini. Apalagi ketika saya lihat berbagai merek terkenal sudah meramaikan film ini. Ah, film iklan pasti, pikir saya.

115-2
Image from: http://ootdindo.com/lifestyle/2015/11/11/miles-films-show-off-new-excitement-with-ada-apa-dengan-cinta-2/

Tapi saya salah. Film ini bukan sekedar film iklan. Memang, banyak product placement yang bertebaran, tapi masih pas dan tidak menganggu jalan cerita. Lenovo, Aqua, L’oreal, Mitsubishi, dan tentunya Line adalah beberapa merek yang yang saya tangkap sepanjang film. Tapi kemunculan produk – produk tersebut berhasil disusun sedemikian rupa agar tidak berlebihan, dan tidak menganggu cerita. Lenovo misalnya. Produknya muncul ketika Cinta dkk sedang liburan, sibuk foto foto. Tapi bukannya kita semua juga begitu? Kalau liburan, HP seakan tidak lepas dari tangan kan? Aqua juga. Adegan minum air putih muncul beberapa kali, tapi masih pas. Favorit saya adalah ketika Cinta dihadapkan ke situasi yang lumayan bikin panik di akhir film. Sebelum duduk, cinta mengambil air putih dan minum :)))). Iklan sih, tapi memang minum air putih adalah hal yang sering kita lakukan ketika panik kan? Oke satu lagi deh favorit saya sebelum kita lanjut ke bagian ceritanya, kini dari L’oreal. Produk L’oreal muncul ketika Cinta sedang siap – siap sebelum ketemu Rangga. Ada adegan dimana Cinta sedang di depan kaca, terlihat bingung, ganti – ganti lipstik. Lipstiknya, tentu L’oreal dong. Iklan lagi. Tapi adegannya pas banget, ya  memang cewek kalau mau ketemu cowok spesial kan pasti dandan dan wajar banget ganti – ganti lipstik kan?

Oke, sekarang lanjut ke sisi cerita. Janji deh nggak ada spoiler 🙂

Cinta, Milly, Karmen, Maura kini sudah jadi wanita dewasa. Semuanya sudah menikah kecuali Cinta dan Karmen. Alya kemana? Sayang sekali bagi fans Alya – dia nggak tampil di film ini. Kenapa? tonton sendiri aja yah 🙂

Karena suatu kejadian, mereka merencanakan liburan bareng ke Jogja. Lagi – lagi, sesuatu yang relatable buat saya, karena memang di usia segini, liburan bareng teman – teman SMA memang jadi sesuatu yang spesial. Tau – tau, ada Rangga dong di Jogja. Gimana ceritanya Rangga bisa ada di Jogja? lagi lagi, tonton sendiri aja yah, hehehe. Tapi tenang aja, semua pertanyaan – pertanyaan saya di film, pelan – pelan terjawab kok. Semuanya jelas dan masuk akal.

Singkat cerita, Cinta dan Rangga bertemu. Menjelaskan kisah yang lalu. Berbagi cerita tentang tahun – tahun yang hilang. Semuanya dikemas di tengah perjalanan keliling Jogja. Saya bukan fans kota Jogja, juga bukan fans berat Dian Sastro atau Nicholas Saputra. Tapi perlu saya akui, koneksi antara mereka berdua sangat terlihat nyata di film tersebut. Saya yang memang dasarnya penggemar film drama dan komedi romantis dan tumbuh besar membaca komik serial cantik ini sukses dibuat luluh melihat chemistry diantara Cinta dan Rangga.

aadc2
Image from: http://sinopsisfilm21.com/sinopsis-film-ada-apa-dengan-cinta-2-aadc-2016/

Sungguh, film ini relatable sekali. Persahabatan yang tidak luntur melewati waktu, juga hubungan asmara yang masih menggantung. Eh tunggu, bukan berarti saya masih punya hubungan yang menggantung yaa.. hahaha, tapi nonton deh, moga – moga kamu ngerti kenapa saya bilang film ini relatable sekali bagi saya dan generasi yang seumuran ;)))))

Ah, sudah lama saya nggak nonton film komedi romantis yang sukses membuat saya senyum – senyum :). Kamu sudah nonton belum? Apa pendapatmu?

Advertisements

51 thoughts on “Review: Ada Apa Dengan Cinta 2”

  1. Aku belum nontonnnn niii…sbnrnya dl ga tll ngefans ama AADC tapiii gw penasaran lanjutannya apalagi ada syutingnya di kota tercinta Jogja hihi

  2. dan baper aja berhari2 haha… inget gambar yang mereka ber2 itu, tulisannya “Modus rangga, Cinta baper” sukses juga bikin aku baper dan senyam senyum haha,,,

  3. Parah jadi flashback bgt,inget2 yg dulu 😜 Kena bgt sih ni film,dan alurnya mulai ga ngebosenin di pertengahan sampai akhir.

  4. Dulu aku masih SD/SMP 1 deh waktu film pertamanya diputar, jadi nggak terlalu inget, cuma soundtracknya aja yg dr dulu memang udah suka 😍 semoga filmnya nanti ada DVDnya atau bisa nonton online 🙌🏼

  5. 2002 itu aku sudah ngerjain tugas akhir kuliah haha beberapa bulan lagi lulus. Aku juga baca review di majalah Rolling Stone tentang product placement ini. Apapun kurangnya film ini, tetap membawa kembali nostalgia 14 tahun lalu, dan itu yg tidak bisa tergantikan.

  6. Love your review, Christa 🙂 Yup, pas nonton AADC?2 ini beneran kayak throwback moment ke 14 tahun lalu 🙂 Love it ❤ ❤ Buat aku masih terasa banget chemistry antara Rangga dan Cinta, masih seperti 14 tahun lalu, n how they are all growing up with their love to each other 🙂 Love every scene, love every moment, love the dialogues, dan bahkan aku suka sama semua kostum yang dipakai oleh para pemain ❤ ❤ ❤

    1. Thank you Inong 🙂 hehehe iya nostalgia banget ya, seneng deh nontonnya. Dan setuju banget chemistry nya Rangga dan Cinta dapeeeeet bangeeet! gemes sendiri nontonnya hehehe. Btw aku sampe beli syal ayam nya si Cinta lho hahaha saking sukanya :)))))

  7. Hai Kak Christa, salam kenal 🙂 Aku udah nonton dan suka! Ceritanya nggak lebay dan seneng deh dibumbui komedi gitu. Yang iklan mobil itu aku malah nggak ngeh. Hebat deh semua orang yang terlibat di film ini menurutku.

    1. Hai Elisa, salam kenal juga.. makasih yaa udah mampir 🙂

      Iya nontonnya bikin happy ya, well iklan mobil palingan cuma keliatan pas adegan cinta nyetir kan ya? hehe

  8. Hamil tua blom bisa ke bioskop huhu. Wajar film komersil banyak iklan terselubung. Benar, asal disisipkannya masih wajar aja. Jgn sampai ada 1 frame sendiri nama brand nya doang, jelas banget. Bikin makna adegan hilang

    1. Pasti ngga lama lagi ada di TV atau minimal DVD hehehe 🙂 iya, menurutku iklan2 nya masih masuk akal kok, cocok sama alur ceritanya, gak ganggu. Btw udah mau due ya? sehat2 selaluuu 🙂

  9. udah dooong, hehehe dan sukaa
    iya ya, iklannya ga berlebiha, tapi sih klo pas minum aqua di resto itu agak2 aneh aja, dia minumnya dr gelas belimbing gt ya? eh gelas kecil gtu deh ya, secara bisanyanya minum aqua langsung tenggak aja hahaha

  10. Belum sempat nonton, tunggu sepian bioskopnya.. secara dr kmrn2 dpt info yang nonton banyakan abg, jadi didalam bioskop berisik banget.. tapi juga berhubung masih rame, gak bakal buru2 turun filmnya.. jadi masih aman kalau nonton nya minggu depan.. #fansberatAADCjuga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s