365/365

If you have been following me on Instagram, you might have seen a project that I have been doing for the past year. Started when I arrive in the US a year ago, I put out a picture every day on Instagram with the hashtag #ChristasFirstYear. Well, picture no.365 is still on the draft because I wanted to take a break from Instagram for a bit (posting each day for a year turns out to be a little bit overwhelming), and I also noticed that I have been feeling quite a lot of emotions leading up to day 365! 

You see, I am the type of person who are so used to having plans, checklists, projects, and all that. Every year I like to reflect on my life’s adventures that year and I would expect to see some accomplishments – travel to new places, career related, relationship related, anything that can give me a sense of progression. Unfortunately, as I look back at the past year, at first I found it hard to see that I am progressing this year. 

It made me sad and affected my mood for a couple days, I even had a small breakdown during a video call with my mother and R. I had this urge of wanting to limit contact with my friends in Indonesia because I felt jealous to see how their life is progressing while I felt that mine is not. Poor R did not know what to do, and I did not know what he could do to make me feel better. It wasn’t until I heard my mother’s words that I really get it. 

Life is not always about plans, checklists, projects, progression, and all that. Sometimes life can put you on hold, letting you navigate through it in your current situation. The situation for me is that I am still waiting for my permanent residency, and the chance to finally settle as a resident here. It’s okay. It takes longer than I expected, but it’s okay. 

Come to think of it again, I am being unfair to myself if I think that my life hasn’t been progressing at all this year. The progress may be different than what I planned and projected. But once I was finally able to see the silver lining of my current situation, I can now see the kind of progress that I’ve been making this year. As a newlywed, I have been progressing to become a better partner for my husband. My mother always said that getting married is a lifetime process of learning and understanding, and I think we are moving in the right direction. As a new immigrant, I am progressing too! At least now I can navigate myself through this city that I’m living in and I can definitely take you around Los Angeles if you decided to visit me 😉 And as for myself in general, this year has taught me that I have more patience and strength that I can ever imagine. 

That, my friends, is how I believe my life is still progressing despite everything that is happening 🙂 Thanks for reading and wishing you happy holidays! It’s getting festive here and I hope it is in your place, too 🙂

Advertisements

Satu Tahun

Sudah hampir satu tahun saya menikah dengan R. Nggak berasa banget ya. Perasaan baru kemarin kami saya sibuk ngurusi acara pernikahan dan siap2 pindah. Eh nggak berasa, udah mau satu tahun aja usia pernikahan kami. Ya, satu tahun memang seakan tidak ada artinya dibanding pasangan2 lain yang sudah lebih senior. Tapi bagi saya cukup spesial, karena saya masih suka nggak percaya kalau kini kami telah menikah, apalagi setelah menjalani LDR bertahun – tahun. 

Waktu lagi first dance, setahun yang lalu

Kalau ngomongin pernikahan kami selama setahun ini dalam satu kata, rasanya saya akan pilih kata seru. Seru soalnya kami banyak mengalami dan menjalani kejadian2 yang menarik. Beberapa highlight nya akan saya ceritain disini. 

Yang pertama soal adaptasi. Semua orang bilang namanya nikah itu 180 derajat sama pacaran. Dari dulu saya udah kebayang, tapi namanya nikah setelah LDR itu lebih seru lagi, soalnya kami tadinya hanya pernah menghabiskan waktu bersama selama kurang dari 1 bulan selama 5 tahun kenal. Sisanya jarak jauh semua. Nah pas udah nikah, saya pindah, kami tinggal bersama, kami jadi hampir 24 jam bareng terus sampai bosan 😛 . Kami harus adaptasi terhadap banyak hal – beberapa hal sudah saya bahas di post ini, dan kami juga harus adaptasi terhadap hal – hal yang lebih “serius” misalnya cara mengatur keuangan, cara menjalani hidup, sampai cara komunikasi satu sama lain. Iya, semuanya udah dibahas sebelum nikah, tapi tetap aja begitu dijalani tetap kaget dan perlu adaptasi! 😀 

Terus yang kedua adalah soal momen2 pertama kali yang kami lalui bersama. Namanya juga tahun pertama, apalagi tadinya kan kami jauh2an, jadi banyakkk banget momen pertama yang kami lalui di tahun pertama pernikahan ini. Mulai dari pertama kali mengunjungi tempat baru, pertama kali road trip di Amerika, pertama kali naik pesawat domestik di Amerika, pertama kali beli barang2 untuk rumah tangga, pertama kali masak bareng, pertama kali sakit, pertama kali A B C…..  termasuk pertama kali berantem hebat! Hahahaha. Ya coba ngaku ada nggak yang di tahun pertama pernikahannya nggak berantem hebat? :))))))))

Pokoknya, menurut saya tahun pertama pernikahan itu seru. Seru karena kami akhirnya bisa bersama – sama setelah bertahun – tahun LDR, seru karena kami bisa menghadapi berbagai masalah bersama, dan juga seru membahas hal – hal dan mimpi – mimpi yang akan kami capai bersama di tahun2 berikutnya. Iya, seperti pasangan2 muda lainnya, kami punya banyak mimpi dan rencana. Semoga rencana2 kami di-ridhoi Tuhan dan dibukakan jalannya. Amiin. 

Untuk merayakan anniversary pertama ini, minggu depan kami akan liburan singkat. Nggak lama2, 1 malam aja, dan nggak jauh2, hanya 2 jam perjalanan ke national park dekat rumah. Nggak sabar, karena saya belum pernah kesana dan merasa udah lama nggak liburan 😛 nanti saya cerita2 lagi yaa pas pulang… 🙂 

Have a good weekend! 

Tempat Tinggal di Amerika

Jadi setelah saya nulis post yang ini tentang gaya hidup di Amerika, saya jadi punya beberapa ide tulisan tentang hidup disini yang ingin saya share di blog. Pas banget tau2 kemarin Rika ninggalin komen soal bedanya rumah di Finlandia (tempat dia tinggal) sama di Amerika. Jadilah saya mau ceritain soal tempat tinggal di Amerika hasil observasi selama saya disini hehehe.

Continue reading “Tempat Tinggal di Amerika”

Gaya Hidup di Amerika

Iya, judulnya sengaja saya bikin begitu buat clickbait 😛 hehe. Oke jadi saya ingin cerita soal keuangan dan gaya hidup di Amerika, tepatnya sih di California Selatan tempat saya tinggal. Ide cerita ini muncul setelah baca twit nya Crystal soal pandangan (kebanyakan) orang di Indonesia terhadap orang yang tinggal di luar negeri.

Continue reading “Gaya Hidup di Amerika”

Pernikahan Teman Saya

Hari Minggu kemarin (iya, masih fresh banget) teman saya disini menikah. Si pengantin pria itu teman R sejak lama disini. Waktu dia memutuskan untuk menikahi pacarnya, dia minta saya untuk jadi koordinator acara resepsi nya. Karena saya emang suka ngatur2 dan butuh distraksi dari kehidupan ibu rumah tangga sehari – hari, saya bilang iya. :))))))

Continue reading “Pernikahan Teman Saya”

Drama Handphone

Kemarin – kemarin ini hp saya sempet jatoh terus layar nya rada retak sedikit di bagian kiri bawah, dekat speaker. Saya sempet panik waktu hp nya jatoh soalnya hp ini belum ada setahun dibeli, alias baru aja dibeli pas saya pindah ke Amerika. Miris kan! Untungnya sih semua fungsi masih berjalan normal, jadi saya diam – diam aja sampai akhirnya si R sadar kalau layar hp saya ada retaknya.

Continue reading “Drama Handphone”