Kunjungan Mama (part 3)

Oke jangan bosen yaa baca cerita kunjungan Mama hehehe. Rasanya pengen cerita yang lengkap gitu, baru deh lanjut cerita2 yang lain. Anyway, di post ketiga ini saya mau ceritain soal road trip kami ke San Francisco.

Jadi, waktu tempuh perjalanan dari Los Angeles ke San Francisco kalau naik mobil itu sekitar 6,5 jam. Tadinya saya dan R sempet bingung, mau naik pesawat (mahal), naik bus (mikir repot di SF nya gak ada mobil karena kali ini kita bawa mama), atau bawa mobil aja dari LA. Akhirnya kami memutuskan untuk bawa mobil supaya seru, dan dihitung2 juga biayanya sama aja kalau kita naik bus plus transportasi di SFnya.

Kami berangkat hari Minggu sore sekitar jam 6, itu juga mampir dulu makan malam dan sempet berhenti beberapa kali untuk beli kopi, isi bensin, jajan, dan sebagainya hehe. Perjalanan ke SF lumayan ngebosenin, karena malam hari kali ya, nggak ada pemandangan yang bisa dilihat dan sepanjang jalan kosongggg melompong. Soalnya kami pakai rute paling cepat, padahal sih sebenarnya ada rute yang lebih indah pemandangannya tapi lebih lama waktu tempuhnya, yaitu lewat Pacific Coast Highway (inget lagunya nggak?). Kami sampai di SF sekitar jam 3 pagi. Langsung istirahat karena jam 10 pagi nya langsung diajak saudara kami yang kebetulan tinggal di SF untuk jalan2 ke Monterey.

Monterey itu kota kecil di pinggir pantai yang jaraknya sekitar 2 jam dari SF. Monterey seru banget, kotanya cantik, banyak yang bisa dilihat, sayang karena kami perginya rame2 jadi agak susah berhenti2 sesuai keinginan, jadi saya mau banget balik lagi suatu hari apalagi kalau lagi panas πŸ™‚

Setelah seharian di Monterey bareng keluarga, kami menghabiskan waktu di kota SF nya selama 2 hari 1 malam. Hari pertama saya ajak mama ke Pier 39 dan Ghirardelli Square. Dari Ghirardelli Square kami naik SF tram lanjut ke Union Square. Tram ini cukup terkenal di SF, dan biasanya selalu antri. Tapi kalau kamu naik dari Ghirardelli Square, antriannya nggak separah itu kok! Harga sekali jalan $7, cukup mahal sih untuk ukuran transportasi umum, tapi boleh juga dicoba untuk atraksi wisata mumpung lagi di SF πŸ™‚

Hari terakhir sebelum pulang kami sempat ajak Mama lihat Golden Gate Bridge karena ya memang nggak lengkap ke SF tanpa lihat jembatan ini, ya nggak sihh… dan kali ini karena kami naik mobil sendiri, jadi bisa lihat jembatannya dari Marin Headlands yang letaknya diatas bukit, jadi pemandangannya lebih keren! Kalau memang kamu ke SF dan ada mobil sendiri, coba deh lihat Golden Gate Bridge nya dari Vista Point/Marin Headlands daripada dari visitors centernya. Musti bayar tol sih, tapi pemandangannya worth it kok!

Setelah itu, kami mampir juga ke Lands End. Ini sesuai namanya bener2 kayak di ujung dunia deh. Tapi pemandangannya juga bagus banget! Sayangnya lagi mendung ya (tapi di SF emang hampir selalu mendung kan… kalo mau cerah ya ke LA hehehehe :P), tapi pemandangannya, suasananya, bener2 menarik. Kalau nggak pakai mobil sendiri, transportasi umum kesana agak susah karena ya letaknya emang jauh dari mana2, jadi kalau kamu ke SF dan ada mobil sendiri, wajib banget ke Lands End!

Karena terlalu terpesona sama Lands End, kami akhirnya pulang jam 8 malam dari SF… padahal tadinya mau lihat pemandangan sambil pulang, batal lagi deh. Perjalanan pulang lebih parah dari berangkat karena kami udah capek banget dan memang jalanannya luruuuuus aja tanpa ada pemandangan apa2. Kami harus stop berkali – kali untuk istirahat dan akhirnya sampai dirumah jam 4 pagi πŸ˜€

Pengalaman yang cukup seru road trip bareng Mama ke San Francisco, walaupun kalau boleh pilih mungkin besok2 road tripnya siang2 aja jangan malam hari supaya nggak terlalu capek hehe. Kalau kamu, kapan terakhir kali road trip?

Advertisements

Kunjungan Mama (Part 2)

Seperti yang udah saya sempat ceritakan beberapa waktu lalu, kemarin ini saya kedatangan Mama dari Jakarta selama sebulan. Nggak sangka, sebulan tuh ternyata cepat banget berlalu. Tau2 Mama udah pulang lagi ke Jakarta, dan saya kembali ke aktivitas normal lagi….

Kemarin saya sempat tanya di Instagram, kira2 nulis blog tentang apa yaa.. terus ada beberapa jawaban yang bilang supaya nulis cerita selama Mama lagi disini. Kayaknya satu post bakal kepanjangan, jadi saya pisahkan postnya jadi beberapa bagian.

Kalau ditanya, ngapain aja selama Mama disini? jawabannya sih nggak ada yang terlalu spesial banget, seperti yang udah saya ceritain di post ini, minggu pertama giliran Mama ketemu orangtuanya R dengan bonus main salju, terus minggu kedua kami di rumah aja dan jalan2 sekitar daerah rumah saya, minggu ketiga kami ke San Francisco (cerita menyusul!) dan minggu keempat kami sempet ke Las Vegas sekalian mampir lagi ke rumah orangtua R untuk pamitan (cerita menyusul juga yaa). Yaampun, ga berasa kan sebulan itu?

Selama kami kebanyakan dirumah aja, waktu kami banyak dihabiskan dengan hal2 simpel seperti nemenin saya belanja groceries, masak bareng, jalan2 keliling area rumah bareng, sampai nonton TV bareng. Ini nih yang paling sering kami lakukan, apalagi kebetulan kami sama2 senang nonton TV series Amerika. Jadi, nonton apa aja kami kemarin?

The Passage – Ini drama sci-fi, ceritanya soal wabah virus yang menyebabkan manusia berubah jadi makhluk semacam vampir gitu. Mirip kayak The Walking Dead, tapi menariknya serial ini menceritakan awal virusnya berkembang, gimana manusia berusaha mencari obat buat virus tersebut, sampai muncul gadis “penyelamat” yang namanya Amy. Kami suka nonton ini, seru soalnya! Kalau kamu suka drama2 sci-fi Amerika, pasti suka juga deh.

Semua Serial Dokter2an – Hahaha dijadiin satu aja deh kategorinya. Habisnya, saya dan Mama suka banget nonton serial TV tentang dokter dan rumah sakit. Mulai Grey’s Anatomy, Good Doctor, New Amsterdam, sampai The Resident kami tonton semua. Dari ke-4 serial tersebut saya paling suka Good Doctor, dan paling biasa aja sama New Amsterdam. Tapi, R paling suka sama New Amsterdam jadi kadang2 dia suka ikut nonton juga bareng saya dan Mama kalau kebetulan New Amsterdam lagi tayang.

A Million Little Things – Serial drama yang lumayan bikin mikir. Ceritanya tentang persahabatan 4 orang cowok dewasa, saya udah pernah ceritain di post ini sih. Kebetulan waktu nulis post tersebut saya baru mulai nonton, tapi lama2 kecantol juga hahaha.. eh taunya pas Mama disini, ternyata dia suka juga, jadi kami nonton deh tiap episodenya sampai kemarin season finale. Tenang aja, no spoiler! πŸ˜›

The Gifted – Ini juga udah saya bahas di post terdahulu. Mama ternyata suka banget nonton ini, nggak sangka lho. Sayangnya serial ini udah tamat dan katanyaaa nggak bakal lanjut lagi 😦

Kalo diitung – itung, banyak juga ya serial TV yang kami tonton bersama. Tuh kan, pantesan waktu berasa cepat banget, ternyata banyak abis nonton TV hahaha… walau simpel tapi seneng banget, Mama juga seneng karena bisa lebih update daripada nunggu episode terbaru di TV Indonesia. Yah, itung2 quality time sama Mama πŸ™‚

Jadi begitulah part one dari cerita saya menghabiskan waktu bersama Mama sebulan kemarin. Makasih ya udah baca, more stories later!

Kunjungan Mama

Halo blogku yang sudah hampir berdebu! Hehe, mau cerita kalau saya lagi kedatangan mama dari Indonesia selama sebulan. Yay! Kedatangan mama ini emang agak mendadak. Sungguh tadinya saya dan R rencana mau jalan2 ke Boston karena nemu tiket murah buat bulan Februari ini… tapi mau beli tiket mikir 1000x soalnya takut kedinginan hahaha.

Terus sekitar awal bulan kemarin saya iseng liat2 tiket dari Indonesia, awalnya coba2 pas bulan September jadi biar mama bisa ulang tahun disini. Eh taunya tiket bulan Feb-Mar malah murah! Akhirnya kami sepakat buat beliin mama tiket Jakarta-LA untuk bulan Februari ini. Belinya dadakan, kami juga nggak ada rencana apa2, yang penting biar mama bisa kesini dan kami bisa menghabiskan waktu bersama. Alhamdulillah, sejauh ini semua lancar dan gak kerasa sudah setengah jalan mama disini.

Minggu pertama mama disini kami sempet bulak balik RS karena kebetulan ibu mertua ada jadwal operasi katarak. Semua berjalan lancar, dan mama juga akhirnya ketemu sama bapak-ibu mertua yang memang tinggal disini. Habis itu kami sempat jalan2 ke LA berduaan ketika R kerja, seru juga quality time bersama mama berduaan, jadi inget masa2 terakhir sebelum pindah kesini, kami hampir tiap hari berduaan terus pas ngurusin nikahan dan pindahan saya hehe.

Terus minggu kedua kami sempat muter2 Orange County, gak gimana2 sih tapi saya ajak mama ke tempat2 yg biasa saya datengin, kayak perpustakaan kota, restoran favorit, supermarket, ya intinya saya kasih liat tempat2 yang saya sering datangi sehari – hari.

Tapi selain itu kami juga sempet nginep di rumah mertua yang letaknya agak tinggi elevasinya. Semacam bukit gitu lah, masih di Southern California siih. Biasanya daerah rumah mertua ini emang lebih dingin daripada rumah saya yang letaknya lebih di pesisir. Musim dingin ini juga sempat beberapa kali turun salju, tapi namanya juga di California, saljunya tipis2.

Eh taunya pas kami disana kemarin, turun salju lumayan tebal lho! Wooohooow! Seru deh. Salju turun semalaman hingga sekitar jam 10 pagi. Pagi2 kami juga sempet ngerasain salju turun, jadi walaupun sebenernya bajunya nggak pas (soalnya ramalan cuaca bilang cuma 30% chance of snow), tapi bela2in deh keluar dan nikmatin salju turun. Kapan lagi kan πŸ™‚

Bener2 nggak nyangka bisa kedapetan salju, lumayan berkesan juga jadinya πŸ™‚ yang pasti sih saya senang sekali kedatangan mama untuk sementara. Semoga mama sehat terus jadi besok2 bisa datang lagi dan periode nya agak lamaan sedikit πŸ™‚

Selamat berakhir pekan ya teman2! πŸ™‚

My 30th Birthday

I turned 30 last Sunday, and it was the best birthday I’ve had in several years! So, here’s the story…

For as long as I can remember, my birthday eve was always spent at my aunt’s house with my extended family (except the one year I spent in England), and this year was no different. When the clock stroke midnight, everybody wished each other Merry Christmas, and a happy birthday to me. We then sang happy birthday and I blew my candles. We ate some cake, spent some more time, until finally it was time to go home.

Continue reading “My 30th Birthday”

Keluarga saya

Saya dilahirkan di keluarga yang mungkin tidak seperti kebanyakan keluarga lain. Almarhum Ayah saya beragama Islam, kemudian Ibu saya beragama Kristen.Β Mereka adalah pasangan pernikahan beda agama, bukti nyata dari istilah “sampai maut memisahkan”.

Di Selasa Indonesia kali ini, saya ingin bercerita tentang keluarga saya.

Continue reading “Keluarga saya”

My December.. So Far.

Hello! πŸ™‚

Ah,it’s been a while since my last post, isn’t it?Β I wanted to post as usual but somehow never make it for various reasons.. either I was too tired to open my laptop after work, or too busy doing stuffs offline (excuses, excuses, hehehe).

Anyway so what have I been up to this month?

Continue reading “My December.. So Far.”

Hong Kong Travel Diary (3)

This is part three of my Hong Kong Travel Diary series. Read part one here,Β and part two here.Β 

Day 3 – Sunday 11th September

We were so tired from the previous days, hence we decided to take the day easy. I know I was scheduled to meet Nisa – a fellow blogger, on the afternoon, but there was nothing else scheduled in particular that day.

Continue reading “Hong Kong Travel Diary (3)”